
Loading...

Biopsi merupakan prosedur kunci dalam diagnosis kanker. Metode ini memeriksa sampel jaringan yang diambil dari tubuh pasien, sehingga dokter dapat memastikan jenis kanker dan merencanakan pengobatan yang tepat. Berkat kemampuannya tersebut, biopsi pun memiliki efektivitas dan akurasi hingga 93,4%. Angka ini dilaporkan melalui sebuah riset medis yang terbit pada 2019.
Supaya manfaat diagnostik biopsi lebih maksimal dan memberikan hasil seakurat mungkin, ada sejumlah hal penting yang perlu disiapkan pasien sebelum menjalani prosedurnya. Apa saja?
Berikut hal-hal penting yang perlu dipersiapkan pasien menjelang tindakan biopsi agar hasilnya lebih akurat:
Sebelum biopsi, pasien wajib berkonsultasi menyeluruh dengan dokter. Konsultasi ini membahas riwayat kesehatan lengkap pasien, mulai dari kondisi kesehatan tertentu yang harus diungkapkan hingga alergi obat.
Selain itu, pasien juga perlu memberi tahu seluruh obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Langkah ini penting karena ada beberapa obat yang bisa meningkatkan risiko perdarahan saat biopsi. Dengan konsultasi, dokter bisa mengevaluasi obat-obatan mana yang aman dilanjutkan atau justru harus dihentikan sementara.
Sebetulnya, tidak semua biopsi mewajibkan pasien untuk puasa. Namun, puasa sebelum biopsi biasanya diperlukan pada prosedur yang melibatkan anestesi umum. Pasien akan diminta puasa 6–8 jam sebelum biopsi untuk mengurangi risiko komplikasi anestesi, seperti muntah. Dengan begitu, prosedur biopsi bisa berjalan lebih aman dan nyaman.
Hindari memakai produk topikal seperti krim, minyak, lotion, bedak, atau deodoran di area tubuh yang akan diambil sampelnya. Sebab, produk topikal bisa mengganggu sterilisasi kulit yang menjadi target biopsi, sehingga risiko infeksi akan meningkat.
Beberapa jenis biopsi dilakukan dengan anestesi lokal. Artinya, pasien hanya akan merasa kebas pada area yang ditarget. Namun, jika biopsi melibatkan anestesi umum atau sedasi, pasien mungkin akan merasa lemah dan mengantuk setelahnya. Oleh sebab itu, pastikan ada orang yang mengantar dan menjemput Anda ke rumah sakit demi keselamatan.
Saat menjalani biopsi, kenakan pakaian yang longgar dan mudah dilepas, terutama pada area tubuh yang akan diperiksa. Lalu, lepaskan aksesori logam seperti sabuk atau perhiasan besar, terutama jika tindakan dipandu alat pencitraan seperti CT scan atau MRI. Pakaian yang nyaman akan membantu Anda merasa lebih rileks sekaligus memudahkan tim medis selama persiapan dan tindakan biopsi.
Pada umumnya, prosedur biopsi di rumah sakit diawali dengan konsultasi dan pemeriksaan dokter terhadap pasien. Kemudian, dokter akan mengambil salah satu dari metode berikut sesuai hasil diagnosis:
Biopsi jarum halus (fine needle aspiration): jarum sangat tipis dimasukkan ke area target untuk mengambil sampel sel atau cairan;
Biopsi jarum besar (core needle biopsy): memakai jarum lebih besar untuk mengambil silinder kecil jaringan;
Biopsi bedah (excisional/incisional): dokter membuat sayatan kecil untuk mengambil sebagian atau seluruh lesi/tumor;
Biopsi endoskopi: Alat dengan kamera (endoskop) dimasukkan melalui lubang tubuh untuk mengambil sampel jaringan di dalam organ, seperti usus atau lambung.
Setelah biopsi selesai, tubuh pasien butuh waktu untuk pulih dari tindakan invasif. Anda mungkin akan merasakan bengkak atau nyeri pada area yang diambil sampel. Biasanya, dokter akan memberikan instruksi untuk merawat bekas luka tersebut. Lalu, agar tubuh bisa kembali pulih maksimal, prioritaskan istirahat selama 24 jam pertama setelah biopsi.
Sementara itu, hasil biopsi umumnya baru akan keluar dalam beberapa hari sampai dua minggu setelah tindakan. Jika hasil menunjukkan adanya sel kanker atau kondisi abnormal, dokter akan mendiskusikan rencana pengobatan dan langkah selanjutnya. Namun, apabila hasilnya normal, kemungkinan dokter akan menyarankan pemantauan rutin tanpa tindakan lebih lanjut.
Biopsi adalah prosedur krusial dalam menghasilkan diagnosis, terutama untuk memastikan ada atau tidaknya sel kanker. Dengan memahami persiapan sebelum biopsi, pasien bisa menjalani prosedur secara aman dan nyaman, sehingga proses pemulihan juga dapat berjalan optimal. Jika melakukan biopsi di RS Kanker Dharmais, Anda tak perlu khawatir karena telah tersedia fasilitas laboratorium patologi yang mumpuni dan teknologi diagnostik terkini.
Selain itu, dokter spesialis dan tenaga medis di RS Kanker Dharmais juga berpengalaman dalam melakukan berbagai jenis biopsi. Jadi, Anda tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan pemeriksaan biopsi yang aman, akurat, dan terpercaya. Segera jadwalkan konsultasi dan check-up di RS Kanker Dharmais melalui halaman ini.